Selasa, 26 Februari 2013

Berprasangka Baik

Berlatih Berprasangka Baik 
Membuat hari-hari kita mnjadi lebih indah 
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

Salah satu yang membuat sengsara hidup ini adalah kegagalan kita. untuk berprasangka baik. Jika hal itu terjadi, kita akan sibuk aja memikirkan orang lain, mencari-cari kesalahannya. Bahkan, jika tidak berhati-hati akan tejerumus dalam ghibah dan fitnah. 

Maka, penting bagi diri kita untuk selalu melatih diri agar selalu berprasangka baik di setiap kejadian. Berprasangka baik di setiap kejadian kita tujukan kepada Allah Ta'ala, Sang Pembuat Skenario Terbaik, dan juga kepada manusia. 

Prasangka baik pada Allah Ta'ala bagian dari Aqidah & kepada manusia lain bagian dari Akhlak Karimah. 



- - - Bahan bakar prasangka baik adalah YAKIN tidak ada kejadian yg terjadi tanpa ijin Allah Ta'ala. - - - 

Padahal kita tahu, DIA-lah yang terbaik mengetahui kebutuhan kita. Jadi, dapat dipastikan setiap kejadian yang dihadapi pasti “fit” dengan kebutuhan kita saat itu. Dengan keyakinan itu energi kita untuk terus berprasangka baik tidak akan pernah habis. 

Maka, berlatih berprasangka baik dpt diawali dengan membiasakan berdialog dengan Tuhan Sang Penguasa Kejadian Allah Ta'ala. Melihat dan mendengar apapun, sertailah dialog dengan Yang Maha Kuasa. 

Membentur sebuah masalah, curhatlah hanya kepada Yang Maha Mendengar. Jika setiap detik kita sedang dlm keadaan berdialog padaNYA, maka secara refleks reaksi pertama kita di tiap kejadian adalah - “Allah” -.

Jika sudah demikian, akan lebih mudah bagi kita untuk kmudian mngatur prasangka baik kpd Allah Ta'ala maupun kpd manusia lainnya..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar